Bisnis Online Termudah

Selasa, 26 Februari 2013

Apa saja sih jurusan di bidang komputer?


Bidang komputer telah berkembang sangat pesat. Sekarang ini mutlak semua perusahaan di bidang apapun membutuhkan jasa orang-orang yang kompeten di bidang komputer. Oleh karena itu sekarang ini bidang komputer merupakan salah satu primadona bagi teman-teman lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. Terbukti, jurusan-jurusan di bidang komputer seringkali menjadi jurusan dengan peminat terbanyak dan daya saing yang cukup tinggi.

Namun seringkali teman-teman masih kebingungan, buta akan perbedaan masing-masing jurusan di bidang komputer. Memang jurusan-jurusan tersebut tidak ada yang mengungguli satu sama lain, semuanya memiliki kelebihan-kekurangan dan saling melengkapi. Tetapi sebelum memilih, sebaiknya teman-teman mendalami terlebih dahulu masing-masing jurusan yang ada, agar tidak salah pilih dan menyesal nantinya. Mengingat untuk dapat diterima di jurusan-jurusan ini dibutuhkan usaha yang cukup berat.

Berdasarkan Computing Curricula, yaitu panduan umum mengenai kurikulum di bidang komputer, yang diterbitkan oleh ACM (The Association for Computing Machinery), AIS (the Association for Information System) dan IEEE-CS (The IEEE Computer Society), kurikulum pembelajaran di bidang komputer dibagi menjadi 5 jurusan, yaitu :

  1. Computer Engineering (CE) (Teknik Komputer) fokusnya pada desain dan implementasi sistem yang terintegrasi baik software maupun hardware. 
  2. Computer Science (CS) (Ilmu Komputer) fokusnya cukup luas, dimulai dari penguasaan teori (konsep) sampai dengan pengembangan software.
  3. Information System (IS) (Sistem Informasi) fokusnya pada analisis kebutuhan (requirement) dan proses bisnis (business process), serta desain sistem berdasarkan tujuan dari organisasi.
  4. Information Technology (IT) (Teknologi Informasi) fokusnya pada perencanaan, implementasi, konfigurasi dan maintainance infrastruktur teknologi informasi dalam organisasi.
  5. Software Engineering (SE) (Rekayasa Perangkat Lunak) fokusnya pada pengelolaan aktivitas pengembangan software berskala besar dalam tiap tahapannya (software development life cycle).

Computing Curricula membuat suatu komparasi umum dan pembobotan mata kuliah tiap jurusan dengan visualisasi grafis seperti di bawah. Sumbu horizontal menggambarkan arah pengembangan (apakah lebih teoritis atau lebih praktis), sedangkan sumbu vertikal menggambarkan topik dan desain mata kuliah yang diajarkan. Pembobotan ditandai dengan warna abu-abu tua pada visualisasi gambar. (Untuk info lebih lanjut bisa dicari di internet)

Sementara di Indonesia, kurikulum tersebut dipergunakan sebagai acuan namun tidak sepenuhnya sama. Di Indonesia bahkan kita mengenal berbagai macam jurusan lain, yang merupakan adaptasi dan juga pengembangan dari kurikulum tersebut. Untuk itu saya memberi contoh dua perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia untuk dijadikan acuan dan bahan perbandingan, yaitu Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia.

Institut Teknologi Bandung (ITB)
Di ITB, terdapat 3 program studi yang berkaitan, antara lain :
  1. Teknik Elektro (Electrical Engineering), program studi ini memiliki beberapa bidang keahlian khusus, antara lain Electronics Engineering, Control Engineering, Biomedical Engineering, General Electrical Engineering, dan Computer Engineering. Bidang keahlian yang terakhir erat kaitannya dengan jurusan Computer Engineering (Teknik Komputer) menurut Computing Curricula.
  2. Teknik Informatika (Informatics Engineering), program studi ini memiliki dua bidang keahlian khusus, yaitu Informatics/Computer Science dan Software Engineering. Bidang keahlian Informatics/Computer Science erat kaitannya dengan jurusan Computer Science (Ilmu Komputer) menurut Computing Curricula, sedangkan bidang keahlian Software Engineering erat kaitannya dengan jurusan Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) menurut Computing Curricula.
  3. Sistem dan Teknologi Informasi (Information System and Technology), program studi ini merupakan gabungan antara jurusan Information System (Sistem Informasi) dan Information Technology (Teknologi Informasi) menurut Computing Curricula.
Ketiga program studi di atas tergabung dalam Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI). Perlu diketahui bahwa di ITB, pada tahun pertama setiap mahasiswa masih menjalani Tahap Persiapan Bersama (TPB), sementara penjurusan ke dalam prodi tertentu dilaksanakan pada tahun kedua (semester 3), sedangkan penjurusan ke bidang keahlian tertentu dilaksanakan pada tahun ketiga (semester 5). Maka bagi teman-teman yang berminat denganl salah satu dari prodi di atas dapat memilih Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) pada pilihan yang disediakan.

Universitas Indonesia (UI)
Di UI, terdapat 3 program studi yang berkaitan, antara lain :
  1. Teknik Komputer (Computer Engineering), program studi ini erat kaitannya dengan jurusan Computer Engineering (Teknik Komputer) menurut Computing Curricula.
  2. Ilmu Komputer (Computer Science), program studi ini erat kaitannya dengan jurusan Computer Science (Ilmu Komputer) menurut Computing Curricula.
  3. Sistem Informasi (Information System), program studi ini erat kaitannya dengan jurusan Information System (Sistem Informasi) menurut Computing Curricula.
Program studi Teknik Komputer tergabung pada Fakultas Teknik (FT), sedangkan program studi Ilmu Komputer dan Sistem Informasi tergabung dalam Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom). Bagi teman-teman yang berminat dengan salah satu prodi di atas dapat langsung memilih jurusan yang diminatinya.

Sementara di Perguruan Tinggi Negeri lainnya seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) prodi yang berkaitan antara lain Teknik Elektro, tergabung dalam Fakultas Teknologi Industri (FTI), serta Teknik Informatika dan Sistem Informasi, tergabung dalam Fakultas Teknologi Informasi (FTIF). Sedangkan di Universitas Gadjah Mada (UGM) prodi yang berkaitan antara lain Ilmu Komputer dan Elektronika dan Instrumentasi, tergabung dalam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), serta Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, tergabung dalam Fakultas Teknik (FT).

Apa sih sebenarnya yang dipelajari?

Berikut ini merupakan penjabaran dari jurusan-jurusan yang telah dijelaskan di atas.

Sistem Informasi (~Teknologi Informasi~Managemen Informatika) Program Sistem Informasi lebih berfokus pada pengintegrasian solusi berbasis teknologi informasi dengan proses bisnis untuk memenuhi kebutuhan informasi bisnis dan usaha-usaha lain, yang memungkinkan tercapainya tujuan sebuah organisasi dengan efektif dan efisien. Perspektif bidang ilmu ini lebih memandang teknologi sebagai instrumen untuk mencatat, menghasilkan, mengolah, serta mendistribusikan informasi. Ahli-ahli di bidang ini memiliki kemampuan untuk memetakan kebutuhan informasi sebuah organisasi, dan menentukan cara terbaik teknologi informasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain penguasaan aspek teknologi informasi, seorang pakar sistem informasi juga harus memahami prinsip-prinsip manajemen dan bisnis. Sebagai konsekuensinya, kurikulum di bidang sistem informasi juga mencakup materi mengenai kerangka bisnis dan manajemen, di samping penguasaan teknologi perangkat lunak dan perangkat keras komputer. Lulusan dari program ini memiliki keahlian yang sangat dibutuhkan industri saat ini, di mana pemanfaatan teknologi informasi sering menjadi kunci keunggulan sebuah organisasi.

Ilmu Komputer (~Teknik Informatika~Rekayasa Perangkat Lunak) Program yang berjudul Ilmu Komputer dan Teknik Informatika pada dasarnya adalah program yang sama. Cakupannya cukup luas, mulai dari fondasi teoritis mengenai perancangan algoritma, yaitu konsep dasar yang melandasi pengembangan perangkat lunak, sampai kepada penerapan mutakhir berupa aplikasi robotika, kecerdasan buatan, bio-informatika, dan topik-topik menarik lainnya. Fokus kurikulum Ilmu Komputer dan Teknik Informatika seringkali lebih ilmiah dan teoritis, dan cukup banyak mengandung unsur matematika dan logika. Seorang lulusan Ilmu Komputer/Teknik Informatika memiliki kemampuan untuk merancang dan mengembangkan perangkat lunak yang canggih untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit. Mereka jugalah yang senantiasa menemukan inovasi baru di bidang ilmu komputer. Sebagai contoh, saat ini kita sudah mengenal baik fasilitas Internet dan World Wide Web, yang tidak akan terwujud tanpa kemajuan di sub-bidang ilmu komputer seperti jaringan komputer (computer networking), basis data (database), serta interaksi manusia komputer. Saat ini, ilmuwan komputer menggunakan teknologi komputer untuk pengembangan robot yang cerdas, pemodelan DNA manusia, serta pembuatan program yang dapat memahami berbagai data dalam bentuk teks, gambar, suara, maupun video.

Teknik Komputer (~Teknologi Komputer~Sistem Komputer) Program ini berfokus pada perancangan dan pembangunan komputer dan sistem berbasis komputer. Topik yang dipelajari adalah perangkat keras, perangkat lunak, sistem komunikasi, serta interaksi antara semua elemen tersebut. Sistem pendidikannya biasanya lebih banyak menganut pendekatan rekayasa/terapan (engineering) daripada ilmiah (science). Mahasiswa pada program Teknik/Teknologi Komputer lebih banyak mempelajari perancangan sistem perangkat keras dijital, termasuk komputer dan sistem telekomunikasi. Perangkat lunak tetap dipelajari,namun fokusnya terletak pada interaksinya dengan perangkat keras. Sebuah sub-bidang yang cukup banyak diminati di Teknik/Teknologi Komputer adalah sistem tertanam (Embedded Systems), yaitu pengembangan perangkat selain komputer yang sebetulnya memiliki sistem perangkat keras maupun lunak ‘tertanam’ di dalamnya, misalnya telepon seluler, sensor dan peralatan medis, dan lain-lain.

Lainnya yang perlu diperhatikan adalah, terdapat beberapa macam bidang yang menggunakan bantuan komputer, namun sama sekali berbeda. Misalnya: desain grafis/animasi, komputerisasi akuntansi, dsb. Jurusan-jurusan tersebut tidak termasuk salah satu dari jurusan-jurusan yang telah disebutkan di atas. Untuk yang berminat mempelajari desain grafis/animasi, disarankan untuk mengambil prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) biasanya tergabung dalam Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD). Jangan sampai teman-teman yang berminat menjadi graphics designer, eh malah pusing-pusing mempelajari coding gara-gara salah memilih jurusan.

NB : Perlu diingat bahwa prodi (jurusan) yang telah dijelaskan di atas merupakan prodi untuk program Sarjana (S1). Untuk program lain seperti D1/D3 terdapat spesifikasi lain, sesuai institusi yang menyelenggarakan.


Kuliah di bidang komputer, mengapa?

Setelah mengetahui berbagai macam jurusan di bidang komputer, pastinya timbul berbagai respons dari teman-teman. Tentunya banyak dari teman-teman yang tertarik, dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bidang ini. Mengapa sih kita harus kuliah di bidang komputer? Bukankan komputer merupakan "makanan" yang kita "santap" sehari-hari? Apa sih tendensinya kok harus kuliah? Bukankan dengan kita memakai komputer sehari-hari, utak-atik hardware dengan bongkar pasang komputer, menggunakan jasa berbagai macam software yang kita beli atau unduh dari internet, maka dengan sendirinya kita akan menjadi ahli (expert) di bidang ini? Kenapa sih belajar pemrograman (coding) aja kok harus susah-susah kuliah di perguruan tinggi terkemuka? Bukankah hasil akhirnya akan sama saja dengan kursus-kursus di pinggir jalan yang selama ini banyak kita temui?
Jawabannya bisa "ya" bisa juga "tidak". Tergantung dari individu kita masing-masing. Tergantung dari bakat (potensi), minat (keinginan), niat (kesungguhan) kita masing-masing. Tentu logikanya berbeda antara kursus pinggir jalan dengan kuliah di universitas terkemuka. Hasilnya bisa saja sama, tapi tentu proses yang dijalani sungguh berbeda. Ketika teman-teman ingin menjadi seorang yang professional, tentunya membutuhkan gelar, maka silahkan teman-teman kuliah di bidang komputer, tuntutlah ilmu di perguruan tinggi dengan kualitas sebaik mungkin, tentunya dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi, namun waktu yang "terbuang" pun cukup banyak. Apabila yang teman-teman butuhkan adalah keahlian, bukan gelar, maka tidak perlu repot-repot, kursus saja sudah cukup untuk anda. Yang perlu ditekankan disini adalah kuliah di bidang komputer tidak menjamin anda expert di bidang komputer. Dengan kondisi perkembangan teknologi yang sangat luar biasa seperti sekarang ini, kuliah saja tidak cukup. Bahkan yang diajarkan dosen anda, bisa saja sudah "basi" alias tidak relevan dengan kondisi sekarang. Jadi kesimpulannya, teman-teman bisa menyimpulkan sendiri. ^^
Pesan saya, jadilah pribadi yang tak pernah berhenti belajar, berkembang, dan berinovasi, niscaya anda akan memperoleh apa yang anda inginkan.
 

By: Mikael Laurensius Tamirin


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Byyou Pradana | Bloggerized by Bayu - Premium Blogger Themes | byyou templates
Follow @ByyouPradana